Tentang Centre for Orangutan Protection

Centre for Orangutan Protection (COP) merupakan organisasi asli Indonesia yang berfokus dalam penyelamatan, pelestarian, dan perlindungan orangutan baik di habitatnya maupun di luar habitatnya. COP berkampanye untuk melindungi habitat orangutan di Kalimantan dan Sumatra, menjalankan Pusat Penyelamatan dan Rehabilitasi untuk menciptakan kesempatan kedua bagi orangutan di Kalimantan Timur dan Sumatra Utara. Saat ini COP mengoperasikan 9 tim di garis depan untuk misi penyelamatan satwa dan habitatnya di Kalimantan dan Sumatra.

COP menyelidiki, mendokumentasikan, mengekspos, dan melawan kejahatan yang mengancam keberlangsungan hidup orangutan dan habitatnya. COP juga membangun kesadaran masyarakat atas hak hutan mereka dan mendampingi mereka untuk mempertahankan sumber penghidupannya.

COP memiliki kegiatan utama rescue, rehabilitasi, dan release orangutan, mencakup evakuasi orangutan yang terdampak di area hutan yang sudah beralih fungsi kemudian melepasliarkan kembali ke hutan atau mentransfer orangutan ke Pusat Rehabilitasi jika diperlukan penanganan medis. Sepanjang 2025, COP setidaknya telah mengevakuasi 50 individu orangutan dari hasil interaksi negatif di Kalimantan Timur dan evakuasi orangutan lintas pulau hasil pemeliharaan ilegal.

Saat ini, COP menjalankan Pusat Rehabilitasi Orangutan Kalimantan di Berau, Kalimantan Timur. Untuk program di Pusat Rehabilitasi Orangutan Kalimantan yang didirikan sejak tahun 2014 saat ini merawat 20 individu orangutan yang merupakan hasil sitaan negara dengan riwayat korban perdagangan satwa lintas pulau dan negara, korban pemeliharaan ilegal, dan hasil repatriasi Thailand.

Mengapa Orangutan?

Orangutan adalah satwa asli Indonesia yang hidup di hutan Kalimantan dan Sumatra, dan kini termasuk spesies yang terancam punah akibat hilangnya habitat dan meningkatnya interaksi negatif dengan manusia. Kehilangan orangutan berarti hilangnya salah satu penjaga utama hutan tropis yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan alam.

Orangutan dikenal sebagai “petani hutan” karena membantu menyebarkan biji-bijian yang tumbuh menjadi pohon baru, serta sebagai umbrella species (spesies payung) yang keberadaannya turut melindungi banyak spesies lain dalam satu ekosistem.

Jika orangutan punah, kerusakan hutan akan meluas dan pada akhirnya berdampak pada manusia, mulai dari krisis air hingga meningkatnya risiko bencana alam. Menyelamatkan orangutan berarti juga menjaga hutan tetap hidup dan menjaga masa depan kita bersama.

Apa Itu Run for Orangutan?

Run for Orangutan adalah Charity Run Event yang diselenggarakan Centre for Orangutan dengan menggandeng komunitas lari Rundusta sebagai program penyadartahuan publik yang dikemas melalui acara berlari yang melibatkan banyak massa dari berbagai kalangan dengan tajuk Save Orangutan Through Running.

Dengan berlari sejauh 5K di event Run for Orangutan, gerakan berlari ini akan menjadi hal berarti bagi setiap individu orangutan di Pusat Rehabilitasi Orangutan.

Run for Orangutan 2026 diselenggarakan secara offline pada 26 April 2026 di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur yang menjadi lokasi Pusat Rehabilitasi Orangutan COP dijalankan. Selain itu, untuk mengangkat gerakan kampanye yang lebih masif, Run for Orangutan 2026 diselenggarakan secara virtual di seluruh Indonesia serempak selama periode 12 April – 19 April 2026.

Run for Orangutan bisa menjadi opsi menyalurkan hobi berlari, sekaligus melakukan aksi penyelamatan orangutan melalui berdonasi di waktu yang bersamaan.

Your justified text goes here. This will evenly distribute the content across the width of the container, creating neat alignment on both the left and right sides.

Race Guide

Offline Race Guide
Virtual Race Guide

English:
Offline Race Guide (en)
Virtual Race Guide (en)

Pendaftaran